Seputar Properti

Menyulap Bantaran Rel Senen: Huntara Garapan Hutama Karya Capai 99%, Siap Huni Juni 2026

"Kami ingin Hunian Senen menjadi contoh bagaimana akselerasi pembangunan yang terukur dapat menghadirkan perubahan nyata bagi warga dalam waktu singkat," ujar Plt. EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani.

SEPUTARPROPERTI/Jakarta – Wajah kawasan bantaran rel di Kelurahan Kramat, Senen, Jakarta Pusat, kini tengah bertransformasi. PT Hutama Karya (Persero) melaporkan bahwa pembangunan 324 unit hunian sementara (huntara) telah mencapai progres 99,04 persen per awal Mei 2026.

Proyek yang dikerjakan dengan ritme kerja 24 jam ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada 15 Juni 2026.Pembangunan huntara ini merupakan respons cepat pemerintah atas instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk menyediakan tempat tinggal yang lebih manusiawi bagi warga yang selama ini bermukim di area berisiko tinggi di sepanjang rel kereta api.

PT Lippo Karawaci Tbk Catat Pendapatan Rp 1,80 Triliun dan Laba Bersih Rp107 Miliar di Q1 2026

Huntara ini dikembangkan dengan konsep modern untuk menjadi hunian yang layak. Meski berstatus sementara, Huntara Senen dirancang dengan standar kenyamanan yang memadai di atas lahan seluas 1,61 hektare.

Berdasarkan rilis resmi Hutama Karya, setiap unit memiliki spesifikasi sebagai berikut:

Dimensi: Ukuran 4,5 x 4,5 meter, mampu menampung satu keluarga dengan dua anak.

Interior: Dilengkapi furnitur dasar seperti tempat tidur, kasur, bantal, lemari, serta kipas angin.

Rayakan HUT ke-54 di Lampung, REI Perkuat Kebersamaan dan Soliditas

Utilitas: Setiap unit memiliki daya listrik sekitar 900 watt.Kawasan ini juga didukung fasilitas komunal lengkap, mulai dari dapur bersama, area cuci, toilet terpisah pria dan wanita, ruang terbuka hijau, hingga area bermain anak.

Untuk menjamin keamanan penghuni, Hutama Karya menerapkan sistem satu pintu (one gate system) dan pengawasan CCTV di seluruh area.

Solusi Jangka Pendek Menuju Hunian Tetap

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menegaskan bahwa huntara ini adalah solusi transisi. Sambil warga menempati unit tersebut, pemerintah tengah menyiapkan pembangunan hunian tetap berupa rumah susun (rusun) di lokasi yang sama, yang direncanakan mulai dibangun pada pertengahan 2026.

Sinergi BSN-REI Membangun Hunian, Menciptakan Kemaslahatan Masyarakat

“Kami ingin Hunian Senen menjadi contoh bagaimana akselerasi pembangunan yang terukur dapat menghadirkan perubahan nyata bagi warga dalam waktu singkat,” ujar Plt. EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani.

Proyek ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Kementerian PKP, Badan Pengelola (BP) BUMN, Danantara, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan InJourney Airports selaku pemilik lahan.

Dengan sisa pengerjaan hanya sekitar 1%, warga terdampak relokasi diprediksi dapat mulai menempati hunian baru ini tepat waktu pada pertengahan Juni mendatang.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp