Seputar Properti

Sinergi BSN dan KCI Luncurkan KMT Co-Branding, Perkuat Pembayaran Digital

SEPUTARPROPERTI/Jakarta — PT Bank Syariah Nasional (BSN) menjalin kolaborasi strategis dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait pemanfaatan layanan perbankan syariah dan integrasi sistem pembayaran transportasi publik.

Langkah ini menandai upaya BSN dalam memperkuat penetrasi pasar di sektor transportasi urban, sekaligus mendorong digitalisasi keuangan berbasis syariah yang inklusif, aman, dan efisien bagi jutaan pengguna Commuter Line.

Direktur Utama BSN, Alex Sofjan Noor, mengungkapkan bahwa kerja sama ini merupakan tonggak penting bagi perseroan yang baru hadir di penghujung 2025 tersebut untuk menjadi mitra keuangan keluarga yang berkah dan amanah. Melalui sinergi ini, BSN optimistis dapat memberikan nilai tambah bagi ekosistem ekonomi syariah di Tanah Air.

“BSN optimistis kerja sama tersebut akan memberikan manfaat bagi semua pihak dan mendukung ekosistem ekonomi serta keuangan syariah di Indonesia. Kami ingin mempermudah akses masyarakat terhadap layanan perbankan melalui teknologi yang terintegrasi,” kata Alex dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (11/3).

Dalam ruang lingkup kerja sama ini, salah satu poin utama adalah penyediaan Co-branding Kartu Multi Trip (KMT) dengan desain khusus dari BSN. Tidak hanya sekadar kartu fisik, kolaborasi ini juga mencakup pengembangan fitur top-up saldo KMT melalui integrasi sistem perbankan BSN serta layanan digital payment untuk pemesanan tiket kereta melalui platform milik bank.

Alex menambahkan bahwa integrasi ini akan didukung oleh performa aplikasi mobile banking terbaru perseroan, yakni Bale Syariah by BSN. Aplikasi yang baru diluncurkan pada awal Februari 2026 tersebut tercatat telah memiliki lebih dari 142 fitur finansial dan non-finansial.

Hingga Februari 2026, Bale Syariah telah melayani 126.401 pengguna dengan volume transaksi mencapai Rp1,57 triliun. Hal ini menjadi modal kuat bagi BSN untuk mengoptimalkan layanan bagi penumpang KCI yang memerlukan kecepatan dan kemudahan transaksi.

Selain layanan bagi konsumen (ritel), sinergi ini juga merambah pada layanan korporasi dan kesejahteraan pegawai PT KCI. BSN akan menyediakan layanan pengelolaan kas (Cash Management System), Virtual Account, hingga sistem payroll bagi karyawan KCI.

“Sinergi ini mencakup pengelolaan rekening, optimalisasi kas, hingga layanan kesejahteraan pegawai melalui sistem payroll dan pembiayaan konsumer berbasis syariah, seperti KPR dan cicilan emas,” tambah Alex.

Sementara itu Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia, Mochamad Purnomo Sidi, mengungkapkan bahwa peluncuran KMT co-branding ini merupakan dukungan nyata BSN dalam meningkatkan transaksi non-tunai (cashless) di sektor transportasi urban.

“Kami yakin KMT co-branding ini akan memberikan manfaat besar bagi pengguna Commuter Line, di mana sebagian besar dari mereka juga merupakan nasabah BSN. Apalagi dengan perkembangan teknologi saat ini, pengisian saldo tidak lagi terbatas di stasiun, namun bisa dilakukan langsung melalui aplikasi mobile,” jelas Purnomo.

Lebih lanjut, Purnomo berharap sinergi ini tidak berhenti pada urusan operasional semata, namun meluas ke aspek perbankan dan pendanaan korporasi.

“Kolaborasi ini diharapkan memperkuat lini bisnis kedua perusahaan sekaligus memberikan kemaslahatan bagi masyarakat luas yang mengandalkan moda transportasi kereta api,” ujarnya.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp