Seputar Properti

Penyaluran FLPP, Tapera Yakini Target 2020 Tercapai

, BP Tapera bekerja sama dengan bank penyalur sebagai lembaga penyedia jasa keuangan serta para asosiasi pengembang perumahan sebagai pihak penyedia hunian.

SEPUTAR PROPERTI/Jakarta – Komisioner, Adi Setianto Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menyatakan optimismenya untuk dapat mencapai target penyaluran dana FLPP tahun 2022.

FLPP adalah fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan yang ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk mendapatkan subsidi rumah yang merupakan bagian dari Program Sejuta Rumah (PSR).

Setelah mencapai hasil yang maksimal pada kuartal III tahun 2022, BP Tapera optimis bisa menyelesaikan sisa penyaluran menjelang berakhirnya tahun 2022.

Tercatat per 16 November 2022, dari target 226 ribu unit, telah tersalurkan 189.950 unit rumah senilai Rp21,137 triliun, untuk 10.304 perumahan yang dibangun oleh 6.632 pengembang dengan 37 Bank penyalur di 33 provinsi dan 393 kabupaten/kota.

Sehingga total penyaluran dana FLPP dari tahun 2010 – 2022 (bulan berjalan) sebanyak 1.133.529 unit senilai Rp96,31 triliun.

Jika dilihat realisasi per bulan, Maret 2022 adalah bulan realisasi tertinggi penyaluran dana FLPP. Februari tersalurkan 13.345 unit, diikuti Maret sebanyak 32.420 unit, April di 20.558 unit, Mei sebanyak 12.435 unit, Juni sebanyak 20.798 unit.

Kemudian pada Juli sebanyak 20.798 unit, Agustus sebanyak 16.598 unit, September sebanyak 16.134 unit, bulan Oktober sebanyak 25.770 unit serta bulan berjalan November per tanggal 16 sebanyak 10.171 unit.

“Kami optimis untuk sisa target yang ada akan dapat diselesaikan sebelum berakhirnya tahun 2022,” ujar Adi Setianto yakin.

Optimisme ini akan kami teruskan di tahun mendatang dengan target tahun 2023 sebanyak 220 ribu unit senilai Rp25,18 triliun.

Sementara itu untuk penyaluran pembiayaan Tapera per 16 November 2022 telah terealisasi akad pembiayaan sebesar 4.256 unit senilai Rp636,72 miliar.

Akad pembiayaan tapera ini melalui Bank BTN, BRI, BTN Syariah dan BJB. Baik untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Renovasi Rumah (KRR).

TA 2023, penyaluran pemanfaatan dana Tapera akan ditargetkan senilai Rp4,64 triliun sebanyak 54.924 unit.

Adi Setianto menegaskan, kami berharap semua program yang dikelola oleh BP Tapera, baik FLPP maupun Tapera akan meningkatkan akses dan keterjangkauan MBR terhadap perumahan yang layak huni dan terjangkau.

“Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengatasi kekurangan rumah atau backlog,”ungkap Adi Setianto.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *